Deg-degan tapi Berkesan, Santriwati Ar-Rohmah Sembelih Hewan Qurbannya Sendiri

Bukan hanya menyerahkan hewan qurban, para santriwati belajar langsung makna keberanian, adab, dan ketaatan dalam ibadah qurban

Ada momen yang menarik perhatian dalam pelaksanaan qurban di lingkungan Ar-Rohmah. Di antara rangkaian penyembelihan hewan qurban, sejumlah santriwati mendapat kesempatan untuk menyembelih hewan qurbannya sendiri.

Bagi mereka, pengalaman itu tentu bukan hal yang biasa. Sebagian mungkin merasa deg-degan. Sebagian lainnya tampak berusaha menenangkan diri. Namun, di balik suasana itu, ada proses belajar yang jauh lebih dalam daripada sekadar keberanian memegang pisau dan melaksanakan penyembelihan.

Momen tersebut menjadi ruang belajar langsung tentang ibadah qurban. Para santriwati tidak hanya memahami qurban dari penjelasan di kelas atau mendengarkan khutbah Idul Adha, tetapi juga menyaksikan dan mengalami sendiri bagaimana ibadah tersebut dijalankan sesuai tuntunan.

Diajari sunnah sebelum menyembelih

Sebelum prosesi penyembelihan dilakukan, para santriwati terlebih dahulu mendapatkan arahan mengenai sunnah dan adab dalam menyembelih hewan qurban.

Mereka diajari bahwa ibadah qurban tidak cukup hanya dilakukan dengan niat baik. Ada tuntunan yang perlu diperhatikan, mulai dari memperlakukan hewan dengan baik, membaca doa, hingga memastikan proses penyembelihan dilakukan sesuai syariat.

Pembelajaran ini membuat prosesi qurban menjadi lebih bermakna. Santriwati tidak hanya menjadi pelaksana, tetapi juga memahami bahwa setiap bagian dalam ibadah memiliki adab dan nilai yang harus dijaga.

Dipandu langsung oleh ustadz

Dalam prosesnya, para santriwati tidak dibiarkan sendiri. Mereka dipandu langsung oleh ustadz mulai dari pengucapan doa hingga prosesi penyembelihan.

Pendampingan tersebut membuat para santriwati lebih tenang dan percaya diri. Setiap tahapan dijelaskan dan diarahkan dengan hati-hati, sehingga prosesi berjalan sesuai tuntunan.

Bimbingan langsung ini juga menjadi bagian penting dari pendidikan di pesantren. Santri tidak hanya diajarkan teori keagamaan, tetapi juga diberi ruang untuk memahami praktik ibadah secara nyata, bertanggung jawab, dan tetap dalam pendampingan yang benar.

Perempuan juga dapat menyembelih hewan dalam Islam

Keterlibatan santriwati dalam penyembelihan hewan qurban juga menjadi pengingat bahwa dalam Islam, perempuan dapat menyembelih hewan selama memenuhi ketentuan syariat.

Dalam riwayat Shahih Bukhari disebutkan bahwa seorang perempuan pernah menyembelih seekor kambing, kemudian Nabi Muhammad ﷺ ditanya mengenai hal tersebut, dan beliau membolehkan dagingnya untuk dimakan. Riwayat ini sering dijadikan dasar bahwa sembelihan perempuan sah selama dilakukan dengan cara yang benar.

Dengan demikian, pengalaman santriwati Ar-Rohmah dalam menyembelih hewan qurbannya sendiri bukan sekadar momen unik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana edukasi bahwa ibadah perlu dijalankan dengan ilmu, adab, dan keberanian.

Menjadi pengalaman yang membekas

Bagi para santriwati, menyembelih hewan qurban sendiri tentu menghadirkan kesan yang berbeda. Ada rasa haru, bangga, sekaligus pengalaman spiritual yang sulit dilupakan.

Mereka belajar bahwa qurban bukan hanya tentang menyerahkan hewan, tetapi juga tentang memahami makna pengorbanan, keikhlasan, dan ketaatan kepada Allah.

Dari pengalaman itu, para santriwati dapat merasakan bahwa ibadah qurban memiliki nilai yang dalam. Ada tanggung jawab, ada adab, ada doa, dan ada kesadaran bahwa setiap ibadah harus dilakukan dengan ilmu.

Momen ini juga menunjukkan bahwa pendidikan pesantren tidak hanya berlangsung di ruang kelas. Pembelajaran dapat hadir dari pengalaman langsung, dari praktik ibadah, dan dari keberanian santri untuk terlibat dalam kebaikan.

Melalui pengalaman menyembelih hewan qurbannya sendiri, para santriwati Ar-Rohmah belajar bahwa qurban bukan sekadar tradisi tahunan. Qurban adalah pelajaran tentang taat, syukur, berani, dan ikhlas menjalankan perintah Allah.


✍️ Penulis: MWM
🗓️ Editor: MWM


Mondok?

— Di Ar-Rohmah Aja..

Ar-Rohmah Islamic Boarding School merupakan institusi pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri. Berlokasi di Malang Jawa Timur, Ar-Rohmah Putri akan mendidik putra putri anda menjadi generasi yang unggul.

Dengan menerapkan pendidikan berbasis pesantren, lembaga pendidikan ini memadukan aspek intelektual, life skill, dan aspek mental-spiritual. Total terdapat 3 kampus yang terdiri dari Ar-Rohmah Putri IBS, Ar-Rohmah Putri IIBS, dan Ar-Rohmah Tahfizh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *