Hadirkan Danramil, SMP Integral Ar-Rohmah Menyelenggakan Seminar kebangsaan

Mengusung tema Peran Santri Dalam Menjaga NKRI, Sabtu 29 Februari 2020, SMP Integral Ar-Rohmah menggelar Seminar Kebangsaan di gedung aula jadid. Menghadirkan Komandan Rayon Militer (Danramil) Kecamatan Dau  beserta jajarannya sebagai pemateri. Dalam sambutannya  Ustadz M. Nur Cholis, M.Pd, selaku kepala sekolah menjelaskan pentingnya santri untuk mengetahui peran ulama dan santri dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia pada era penjajahan. “Ada KH. Hasyim Asy’ari bersama ulama-ulama besar yang waktu itu mengeluarkan fatwa Resolusi Jihad untuk menggerakkan rakyat Indonesia dalam mengusir penjajah, ada Bung Tomo yang membakar semangat arek-arek Suroboyo dalam mengusir penjajah Inggris pada waktu itu dengan pekikan takbir”, tambahya. 

Dari seminar ini diharapkan bisa menambah wawasan para santri dalam sejarah kemerdekaan Indonesia yang telah diperjuangkan para ulama, serta bagaimana cara kita mengisi kemerdekaan yang kita nikmati saat ini. Kapten Bambang, selaku Komandan Rayon Militer dan juga pemateri dalam seminar tersebut menuturkan bahwa kemerdekaan yang kita rasakan saat ini tidak terlepas dari perjuangan santri-santri 74 tahun silam dalam mengusir penjajah. Ratusan nyawa santri melayang, menjadi pahlawan tanpa pamrih dan tak dikenal saat ini, imbuhnya.

Senada dengan itu Ust. Zulianto, S.Pd, selaku Waka Kemuridan menuturkan bahwa santri adalah aset bangsa dalam mewujudkan dan mempertahankan kemerdekaan, sebagaimana perjuangan para santri di masa lalu.     Mengutip ucapan Bung Karno: Perjuangan kami lebih mudah karena melawan orang asingdibandingkan perjuangan kalian yang melawan bangsa sendiri, hal tersebutterasa nyata di zaman ini.

Sejak dimulainya seminar, antusiasme para santri mewarnai gedung aula. Terlebih memasuki sesi break, team dari Danramil Dau mengemas waktu jeda dengan permainan bola tali yang dimaksudkan untuk melatih kebersamaan dan kekompakan kelompok. Hingga memasuki penghujung acara, semangat santri tak kunjung surut, terbukti dengan dibukanya sesi tanya-jawab, serentak para peserta berlomba-lomba mengambil kesepatan menuntaskan rasa ingin tahu mereka.*

 *Team Jurnalistik SMP

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

nine − eight =

X
%d blogger menyukai ini: