ARROHMAH.CO.ID — Suasana haru dan khidmat menyelimuti kegiatan Haflah Khotmul Qur’an dan Imtihan yang digelar Ar-Rohmah Putri Kampus 2 pada Sabtu (14/02). Agenda ini diikuti oleh seluruh santri Marhalah 3 dan Marhalah 6, sekaligus menjadi momentum penting bagi pesantren untuk menyampaikan laporan pembelajaran secara langsung kepada para wali santri.
Kegiatan tersebut tidak sekadar seremoni biasa. Lebih dari itu, acara ini merupakan bentuk pertanggungjawaban pembelajaran khususnya diniyah yang telah dijalani para santri selama kurang lebih tiga hingga enam tahun di lingkungan pesantren.
Dalam kesempatan tersebut, para wali santri dapat menyaksikan langsung kemampuan putri mereka dalam berbagai bidang pembelajaran diniyah. Materi yang diujikan meliputi Tahfidz Al-Qur’an, Hadits Arbain Nawawi, Tartil Al-Qur’an, Sertifikasi Guru Al-Qur’an metode UMMI, serta kitab Tuhfatul Athfal.
Wisuda Guru Al-Qur’an untuk Santri SMA
Khusus bagi santri jenjang SMA, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan wisuda guru Al-Qur’an. Dalam prosesi tersebut, para santri secara resmi dikukuhkan sebagai guru Al-Qur’an dan menerima sertifikat pengajar metode UMMI, sebuah metode pembelajaran Al-Qur’an yang banyak digunakan di berbagai lembaga pendidikan Islam.
Pengukuhan ini menjadi tanda bahwa para santri tidak hanya mampu membaca dan menghafal Al-Qur’an dengan baik, tetapi juga telah memenuhi standar kompetensi untuk mengajarkannya kepada masyarakat.
Dengan demikian, lulusan Ar-Rohmah Putri diharapkan mampu berkontribusi dalam menyebarkan ilmu Al-Qur’an di berbagai lingkungan pendidikan maupun sosial.
Hadrah dan Tilawah Buka Rangkaian Acara
Acara diawali dengan penampilan tim hadrah SMA Ar-Rohmah Putri Kampus 2 yang menghadirkan nuansa meriah sekaligus religius di awal prosesi. Iringan shalawat yang dilantunkan para santri menjadi pembuka yang menambah kekhidmatan suasana.
Setelah itu, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh santri yang tergabung dalam Jammiyatul Quro’, sebuah ekstrakurikuler tilawah yang diikuti oleh santri kelas 7, 8, dan 10 SMP–SMA Ar-Rohmah Putri Kampus 2.
Lantunan ayat Al-Qur’an yang merdu seakan menjadi pengingat akan tujuan utama pendidikan di pesantren, yakni membentuk generasi yang dekat dengan Al-Qur’an.
Imtihan Terbuka Libatkan Wali Santri
Salah satu bagian paling menarik dari kegiatan ini adalah sesi imtihan atau ujian terbuka. Dalam sesi tersebut, para santri diuji secara langsung melalui tanya jawab materi yang melibatkan wali santri serta tamu undangan.
Metode ini memberikan kesempatan bagi para orang tua untuk menyaksikan secara langsung sejauh mana penguasaan materi yang telah dipelajari putri mereka selama menempuh pendidikan di pesantren.
Tidak sedikit wali santri yang tampak terharu melihat kemampuan putri mereka menjawab berbagai pertanyaan seputar hafalan Al-Qur’an, hadits, maupun kaidah tajwid.
Laporan Pembelajaran Madrasah Diniyah
Usai sesi imtihan, acara dilanjutkan dengan penyampaian laporan pembelajaran diniyah melalui Ujian Terbuka oleh Kepala Madrasah Diniyah Ar-Rohmah Putri Kampus 2, Ustadzah Faridah Sumanti, S.H.I., M.Pd.
Dalam sambutannya, ia menekankan bahwa proses mendidik santri bukanlah tugas yang ringan. Dibutuhkan kesabaran, keteladanan, serta keikhlasan dari seluruh pihak yang terlibat dalam pendidikan.
“Mendidik santri tidaklah mudah dan tidaklah ringan. Maka marilah kita selalu melapangkan dada, menjaga kesabaran kita, menambah kesabaran kita, dan tetap menjadi teladan yang baik,” ujarnya dengan senyum haru.
Pernyataan tersebut sekaligus menjadi refleksi bahwa keberhasilan pendidikan di pesantren merupakan hasil kerja sama antara guru, santri, dan orang tua.
Momen Haru bagi Wali Santri
Prosesi Haflah Khotmul Qur’an dan Imtihan ini menjadi salah satu momen paling mengharukan dalam perjalanan pendidikan para santri. Para wali santri dapat melihat secara langsung hasil perjuangan putri mereka dalam menguasai berbagai materi keislaman selama bertahun-tahun.
Bagi sebagian orang tua, kegiatan ini bukan hanya sekadar acara kelulusan, tetapi juga bentuk kebanggaan atas capaian spiritual dan akademik anak-anak mereka.
Momentum tersebut juga menjadi pengingat bahwa pendidikan Al-Qur’an memerlukan proses panjang, kesungguhan, dan komitmen yang kuat dari seluruh pihak.
Nyalakan Semangat Belajar Al-Qur’an
Melalui penyelenggaraan Haflah Khotmul Qur’an dan Imtihan ini, Ar-Rohmah Putri Kampus 2 berharap dapat terus menumbuhkan semangat masyarakat dalam mempelajari Al-Qur’an dan ilmu-ilmu keislaman lainnya.
Selain sebagai bentuk evaluasi pembelajaran, kegiatan ini juga menjadi sarana motivasi bagi para santri agar terus meningkatkan kualitas hafalan, pemahaman, serta pengamalan Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan semangat tersebut, pesantren berharap para santri mampu menjadi generasi yang tidak hanya dekat dengan Al-Qur’an, tetapi juga siap mengamalkan dan mengajarkannya di tengah masyarakat.
Reporter: Zhabarjad Auzah Team (Mumtazah Qonita Royya)
Foto: Dokumentasi Ar-Rohmah Putri
Editor: MWM
Mondok?
— Di Ar-Rohmah Aja..
Ar-Rohmah Islamic Boarding School merupakan institusi pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri. Berlokasi di Malang Jawa Timur, Ar-Rohmah Putri akan mendidik putra putri anda menjadi generasi yang unggul.
Dengan menerapkan pendidikan berbasis pesantren, lembaga pendidikan ini memadukan aspek intelektual, life skill, dan aspek mental-spiritual. Total terdapat 3 kampus yang terdiri dari Ar-Rohmah Putri IBS, Ar-Rohmah Putri IIBS, dan Ar-Rohmah Tahfizh.