SONGSONG PENDIDIKAN 5.0, AR-ROHMAH PUTRI UNDANG PAKAR PENDIDIKAN DARI SINGAPURA

ARROHMAH.CO.ID — Kemajuan teknologi komunikasi dan informasi telah merevolusi hampir di setiap aspek kehidupan manusia. Adaptasi institusi pendidikan terhadap perubahan itu pun menjadi sangat penting agar terus kompetitif dan unggul.

Gelar Dialog Bersama

Sejalan dengan itu, Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri Pesantren Hidayatullah Malang menggelar “Dialog Bersama Tentang Pendidikan di Era 5.0” di Aula Madinah Ar-Rohmah Putri Kampus 2, Kamis (30/5).

Hadir sebagai narasumber Dr. Bibi Jan, pakar pendidikan dari Singapura. Dalam materinya, peraih gelar doktor bidang pendidikan dari University of Durham, UK, dan master Bimbingan dan Konseling dari James Cook University ini, menyampaikan pentingnya sekolah Islam menyesuaikan diri dengan tantangan zaman di era Society 5.0 ini.

“Jika tidak ingin punah sebagaimana musnahnya hewan purba, sekolah Islam harus beradaptasi dengan perkembangan zaman.”ujarnya.

Dengan melakukan adaptasi tersebut, lanjut Bibi Jan demikian akrab dipanggil, institusi pendidikan akan tetap relevan dan kompetitif di era yang telah mengadopsi secara luas teknologi digital, kecerdasan buatan, konektivitas, dan integrasi sistem dalam berbagai lini kehidupan manusia sekarang ini.

Bibi Jan menegaskan pula bahwa transformasi pendidikan di era digital ini tidak serta merta mengorbankan karakteristik utama yang dimiliki oleh sekolah Islam. Justru sebaliknya, sekolah Islam harus tetap menjaga, mempertahankan dan memegang teguh prinsip-prinsip dasar atau fundamental dalam pendidikan Islam.

“Harus mengikuti perkembangan zaman, tapi tidak tergerus oleh tuntutan zaman.”ujarnya.

Pondasi Kurikulum Pendidikan di Era 5.0

Sedangkan untuk menyesuaikan diri dengan tantangan zaman itu, terang Bibi Jan, setiap sekolah Islam harus memiliki 4 hal penting yang menjadi pondasi dasar kurikulum pendidikannya. Yaitu ; fundamental pendidikan yang kuat (strong fundamental), pendidikan yang menyeluruh dan komprehensif (holistik education), pembelajaran masa depan (future learning) dan pembelajaran yang berpusat pada siswa (engaged learning).

Menurut wanita yang telah 4 dekade berkecimpung sebagai pendidik dan konselor di Negeri Singa ini, Strong fundamental Character and Citizenship Education mengacu pada prinsip-prinsip dasar yang kuat dalam pendidikan karakter dan kewarganegaraan yang menjadi landasan dalam kurikulum pendidikan. Tujuannya adalah untuk membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga memiliki karakter yang baik dan mampu berkontribusi secara positif dalam masyarakat.

Sedangkan Holistic Education through the Total Curriculum adalah pendekatan pendidikan yang bertujuan untuk mengembangkan seluruh aspek diri siswa. Baik sisi akademik, emosional, sosial, fisik, dan spiritual. Pendekatan ini menekankan pentingnya memperhatikan kebutuhan dan potensi individu siswa secara komprehensif dan menyeluruh. Tidak hanya berfokus pada pencapaian akademis semata.

Adapun Future Learning mengacu pada konsep dan pendekatan pendidikan yang mempersiapkan siswa untuk menghadapi tantangan dan peluang di masa depan yang terus berubah. Terutama dalam konteks kemajuan teknologi, perubahan sosial, dan dinamika ekonomi global. Pendekatan ini melibatkan penyesuaian dan inovasi dalam metode, kurikulum, dan lingkungan pembelajaran untuk memastikan relevansi dan efektivitas pendidikan di era digital.

Dan terakhir, Engaged Learning adalah pendekatan pembelajaran di mana siswa secara aktif berpartisipasi dan terlibat dalam proses pendidikan. Ini melibatkan lebih dari sekadar mendengarkan dan menghafal; siswa secara langsung berinteraksi dengan materi pelajaran, guru, dan sesama siswa melalui berbagai metode yang mendorong partisipasi aktif dan pemikiran kritis.

Komitmen Lembaga untuk Terus Bertransformasi

Sementara itu, Kepala SDM Ar-Rohmah Putri Ustadz Supriyanto dalam sambutannya mengemukakan, kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 pagi hingga dhuhur dan diikuti puluhan struktural tersebut, merupakan bagian dari komitmen lembaga untuk terus bertransformasi menjadi lebih baik.

“Untuk kemajuan sekolah, setiap SDM wajib upgrade diri dengan belajar dengan siapa saja dan dari mana pun asalnya. Tentunya dengan mengambil yang baik dan disesuaikan dengan karakteristik Ar-Rohmah.”pungkasnya. (Widi Rahayu)


Mondok?

— Di Ar-Rohmah Aja..

Ar-Rohmah Islamic Boarding School merupakan institusi pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri. Tak hanya mendidik siswa-siswi di jenjang SMA, Ar-Rohmah Islamic Boarding School Jawa Timur juga mendidik siswa di jenjang SMP.

Dengan menerapkan pendidikan berbasis pesantren, lembaga pendidikan ini memadukan aspek intelektual, life skill, dan aspek mental-spiritual. Total terdapat 3 kampus yang terdiri dari Ar-Rohmah Putri IBS, Ar-Rohmah Putri IIBS, dan Ar-Rohmah Tahfizh.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X