PUISI: TANPA CAHAYA

Karya : Meisya Rahmah/XII IPS 1

Waktu dimana para insan sedang berkelabu

Bersama sang malam dalam halu

Menikmati hangatnya sebuah belenggu

Tak terasa sang fajar telah menunggu

Namun,apa daya dengan sang mata

Selalu memaksa yang tiada daya

Walau terkadang berujung siksa

Tapi begitulah hakikatnya

Malamnya telah tersita untuk-Mu

Sujudnya tak akan bermakna jika bukan untuk-Mu

Lisannya tiada henti menyebut asma-Mu

Tiada kata tidak untuk-Mu

Wahai sang pelindung fajar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

5 − 3 =

X
%d blogger menyukai ini: