DUTA LITERASI 2023 : GEMAKAN LITERASI TIADA HENTI

Pelantikan Duta Literasi: Raina Putri dan Nisrina Khayyirah Pimpin Gerakan Literasi

ARROHMAH.CO.ID — Sejalan dengan dilaksanakannya rangkaian kegiatan hari santri, Sabtu (21/10), acara berlanjut pada kegiatan Pelantikan Duta Literasi SMA Ar-Rohmah Putri, Raina Putri (XI-4) dan Nisrina Khayyirah (XI-6) sebagai Ketua dan Wakil Duta Literasi 2023.

Pelantikan Duta Literasi kali ini di dampingi oleh Ustadzah Putri Suryanti selaku pembina Literacy Club dan Ustadzah Widi Rahayu selaku kepala sekolah SMA Ar-Rohmah Putri. Inti dari acara ini ditandai dengan penyerahan selempang secara simbolis kepada kedua Duta Literasi di depan seluruh peserta acara, yang meliputi santri SMP-SMA Ar-Rohmah Putri serta santri Takhassus dan Dauroh.

Visi Misi Duta Literasi: Mendorong Semangat Berliterasi di Kalangan Santri

Visi misi dari pasangan duta literasi ialah untuk mendobrak kembali semangat berliterasi serta mengajak seluruh peserta sekolah untuk membudidayakan kegiatan literasi. Harapannya visi misi ini dapat menaikkan minat baca yang dimulai dari lingkup sekolah.

Menurut Raina selaku Duta Literasi, Literasi merupakan kegiatan berupa membaca, menelaah, mengamati, kemudian diskusi serta menuangkan hasil bacaan ke dalam sebuah karya ataupun interaksi.

Program GEMA dan Upaya Memasyarakatkan Literasi

Duta Literasi pada periode saat ini menghadirkan program baru yakni GEMA (Gerakan Malang Membaca) yang rencananya akan dimulai pada tanggal 28 Oktober. Program ini bertujuan untuk membudayakan Literasi di luar lingkup santri Ar-Rohmah Putri yang bekerja sama dengan perpustakaan Baitul Hikmah khususnya Kabupaten Malang.

Gerakan ini terdiri dari latihan menulis, berpuisi dan membaca. Adapun sasaran tempat diselenggarakannya gerakan ini seperti Omah Campus, Alun-Alun, dan sekolah. Dengan target seratus titik dalam satu tahun.

Literacy Club: Gerakan Literasi Sekolah dan Bedah Buku di SMA Ar-Rohmah Putri

Selain GEMA, Literacy Club juga menyediakan program Gerakan Literasi Sekolah dan bedah buku. Pada gerakan literasi sekolah, Santri, Ustaz dan Ustadzah dapat berpartisipasi di dalamnya. Kopinesia karya dari Salsabila Dara menjadi salah satu karya yang telah diterbitkan. Sedangkan buku karya pribadi dan karya antologi bersama Ahmad Rifa’i Rif’an sedang dalam status on progress. Ustadzah Putri memprediksi pada bulan November akan terbit sebuah karya baru yang menceritakan kesan mengajar santri yang dilihat dari perspektif positif yang ditulis oleh para ustadzah.

Buku-buku karya santri

Adapun program bedah buku diadakan dua kali per-semester dengan menghadirkan penulis baik dari lingkup dalam maupun luar sekolah. Program ini mengangkat sebuah diskusi mengenai konsep serta isi buku. Dengan adanya program ini diharapkan santri dapat lebih termotivasi serta menambah wawasan baru mengenai dunia kepenulisan.

“Semoga program yang kami paparkan tadi dapat menjadikan santri Ar-Rohmah Putri gemar berliterasi dengan intensitas tinggi” tutur Duta dan Wakil Duta Literasi. (I’AR,Shibaa salsabiil & Ayla Putri)

Mondok?

— Di Ar-Rohmah Aja..

Ar-Rohmah Islamic Boarding School merupakan institusi pendidikan yang dikelola oleh Yayasan Pendidikan Islam Ar-Rohmah Putri. Tak hanya mendidik siswa-siswi di jenjang SMA, Ar-Rohmah Islamic Boarding School Jawa Timur juga mendidik siswa di jenjang SMP.

Dengan menerapkan pendidikan berbasis pesantren, lembaga pendidikan ini memadukan aspek intelektual, life skill, dan aspek mental-spiritual. Total terdapat 3 kampus yang terdiri dari Ar-Rohmah Putri IBS, Ar-Rohmah Putri IIBS, dan Ar-Rohmah Tahfizh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

X
%d blogger menyukai ini: